Murid SMAN 5 Magelang Asah Kreativitas dan Nasionalisme di Monalisa UNIMMA 2026 - SMA Negeri 5 Kota Magelang
Murid SMAN 5 Magelang Asah Kreativitas dan Nasionalisme di Monalisa UNIMMA 2026

Murid SMAN 5 Magelang Asah Kreativitas dan Nasionalisme di Monalisa UNIMMA 2026

09 October 2026 | Ditulis oleh admin

Silau sinar menghangatkan hari Sabtu (25/7/2025) yang telah memberikan inovasi pemikiran untuk berkompetisi kreativitas dalam mengelola konten kreativ dan fotography. Antrian tersebut terhenti dengan beragam pilihan kertas yang menggolongkan tulisan yang terbaca macam-macam lomba yang diselengarakan. Langkah kaki dilanjutkan dengan memasuki ruangan workshop. Kegiatan diisi dengan materi fotografi. Hal yang sangat bermanfaat, dimana banyak sekali ilmu pengetahuan dan daya inovasi bagi para pemula photography. `Ujar Lia ketua panitia perlombaan UNIMMA bagian juruan komunikasi. Memasuki acara selanjutnya kelompok dibagi menjadi 2, yakni ketika salah satu kelompok mulai mengelilingi Museum BPK RI. Kemudian seluruh peserta memasuki dan berkeliling serta sangat kagum dengan adanya beragam peninggalan barang-barang yang disimpang dalam Museum BPK RI di Magelang. Runtut tapi pasti, seperti sarana mesin ketik, kemudian aturan-aturan di BPK RI, sosialisasi sejarah BPK RI dan seterusnya. Masuk kembali ke area workshop dilanjutkan dengan acara Bersama dengan team mlaku Magelang. Disini kami diceritakan bangunan-bangunan dengan ciri khas Belanda yang menarik arsiteksturnya. Ada bangunan yang memang pernah dijadikan tempat tinggal salah satu jenderal, yaitu Jenderal de kock. Tedapat area yang snagat luas di ex Karisidenan Kedu tersebut, konon Pangeran Diponegoro yang memiliki tujuan untuk diskusi tentang jalan Panjang perjuangannya ternyata justru ditangkap di area sekitar tanah lapang Museum BPK tersebut. Selanjutnya Pangeran Diponegoro cukup pasrah di area pendopo yag menjadi tempat penangkapannya. Dalam bangunan tersebut membuat banyaknya hal yang mampu diajdikan barang bukti seperti cangkir, jubah, tongkat, sajadah dan lain sebagainya yang dibawa Pangeran Diponegoro kala itu. Bukan menyerahkan diri, tapi cara licik yang dilakukan pemerintah kolonial yang menjadi ujung masalah tertangkapnya Pangeran Diponegoro. Kegiatan Monalisa UNIMMA 2026 membuktikan bahwa proses belajar tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Perpaduan antara workshop fotografi, eksplorasi sejarah di Museum BPK RI, dan kisah perjuangan Pangeran Diponegoro menghadirkan pengalaman yang memperkaya wawasan sekaligus membangun karakter peserta. Dari balik setiap bidikan kamera, para siswa belajar mengabadikan bukan hanya keindahan visual, tetapi juga nilai-nilai perjuangan, kreativitas, dan kecintaan terhadap bangsa. Bekal inilah yang diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang inovatif, berdaya saing, serta tetap menjunjung tinggi semangat nasionalisme dalam menghadapi tantangan masa depan.
Kembali ke Daftar Berita