BERITA

  • HUT JAWA TENGAH KE-66

    HUT JAWA TENGAH KE-66

    Perayaan hari jadi Jawa Tengah ke- 66 tahun 2016  dipusatkan  di Kota Magelang. Perayaan yang dikemas dengan konsep pesta rakyat ini  digelar selama tiga hari pada Jumat-Minggu (26-28/8/2016). Kepala Biro Otonomi Daerah dan Kerjasama, Setda Provinsi Jawa Tengah, Riena Retnaningrum, menjelaskan, pada perayaan ini terdapat sejumlah kegiatan di antaranya olahraga, lomba-lomba, bakti sosial, pentas musik modern kolaborasi dengan musik tradisional,  dan lainnya. Sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, kegiatan ini  melibatkan banyak seniman lokal Magelang," kata Riena seusai rapat koordinasi persiapan peringatan hari jadi Jateng, di Gedung A Kantor Gubernur Jateng, Rabu (13/7/2016).

    Peringatan hari jadi Jawa Tengah yang  dipusatkan di Kota Magelang ini, dilaksanakan di beberapa  tempat / sejumlah lokasi di antaranya rumah dinas Bakorwil Kedu, komplek Rindam IV Diponegoro, alun-alun Magelang, Gedung Tri Bhakti,  serta tempat lain yang mendukung konsep kegiatan ini. Untuk pentas seni yang mengundang bintang tamu Judika dan Yovhy N. Nuno dilaksanakan di alun-alun kota Magelang. Demikian juga untuk Pasar seni dan pameran Magelang Tempo Doeloe. Untuk Festival seni menampilkan tari kolosal, karnaval dari kontingen beberapa kota / kabupaten se-Jawa Tengah, serta penampilan berbagai kesenian yang sangat menarik. Bahkan dalam salah satu acara, ada pementasan kethoprak dengan pemain para pejabat bupati dan wali kota se-Jawa Tengah.

    Tak luput dari perhatian dalam peringatan tersebut, siswa/i SMA Negeri 5 Magelang pun terlibat di dalamnya. Pada acara pembukaan, sekolah mengirim 10 siswa sebagai duta untuk mengikuti tari kolosal. Sedangkan untuk acara Night Carnival, sekolah mengirimkan duta tari sebanyak 20 siswa. Mereka bergabung dengan beberapa siswa perwakilan dari berbagai sekolah menampilkan tari modern. Tampilan yang sungguh memukau dan menarik perhatian khususnya oleh para pejabat teras tersebut tampil dengan kompak dan rampak. Dengan digelarnya peringatan ini - yang melibatkan banyak seniman dan budayawan - kiranya dapat memberikan nuansa “kerakyatan” yang  dapat dijadikan ajang pelestarian seni budaya bangsa. Harapannya. Siswa SMA Negeri 5 Magelang pun dapat turut berkiprah untuk menjadi pelaku pelestari budaya bangsa.

    Dirgahayu Jawa Tengah , Jaya selalu, lestari budaya bangsaku. (by:EvR))

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks